LAMBORGHINI SEJARAH DAN CERITA PERSAINGANNYA DENGAN FERRARI

Share:

e-automotif.com – Lamborghini, merupakan salah satu trademark mobil super yang sudah lama dikenal di dunia otomotif. Jika pada tahun-tahun 90-an atau awal-awal 2000-an, kita mungkin sangat jarang sekali melihat mobil mewah super car tapi saat ini merek-merek mobil yang berlabel super car sudah bersliweran di jalan-jalan dan sangat digandrungi kaum berduit di Indonesia, baik dari kalangan pebisnis dan selebriti. Siapa yang menyangka pendirinya merupakan anak petani yang memiliki ketertarikan mendalam dengan mesin dan mekanik dan juga sebagai mantan tahanan perang inggris pada perang dunia ke-II.

Iya, Nama Lamborghini diambil dari nama pendirinya yaitu Ferruccio Lamborghini yang lahir di Italia pada tahun 1916, Ferrucio berzodiak Taurus karena itulah logo Lamborghini Banteng. Dia sangat tertarik dengan mesin sejak usia dini terutama mobil. Pada  Perang Dunia II ia tergabung dengan tentara Italia dan ditempatkan di pulau Rhodes. Pulau ini yang sangat terisolasi dari seluruh dunia dan merupakan tempat untuk mobil, truk atau sepeda motor yang rusak kemudian dibawa ke pulau tersebut untuk diperbaiki. Lamborghini dikenal sebagai penyihir dalam melakukan improvisasi mekanik sehingga sangat banyak permintaan agar mesin-mesin dapat diperbaiki olehnya.

Sejarah Lamborghini dan Perseteruan dengan Ferrari

Ferrucio Lamborghini

Pada tahun 1944, Ferrucio menjadi tawanan perang pasukan militer Inggris yang kemudian menempatkan dia untuk bekerja di departemen otomotif mereka. Dari sini Ferruccio mendapat pengalaman langsung untuk merawat mobil dan memastikan mobil dapat berjalan bahkan dengan persediaan bagian terbatas.

Setelah perang ia kembali ke kampung halamannya dan mulai berinovasi dengan bahan kelebihan perang lama dan merubahnya sebagai spare part yang sangat dibutuhkan traktor untuk petani lokal. Bisnis bengkel traktor Lamborghini diresmikan di garasi kecil dan mulai berkembang. Pada tahun 1949 Ferrucio sudah dapat membangun sebuah traktor dari nol tanpa menggunakan bahan persedian perang kemudian membangun pabrik Lamborghini Trattrice menjadi perusahaan traktor yang sukses setelah itu.

Bisnis traktor membuat Ferrucio yang sangat kaya, dan ia mulai membangun pabrik lain seperti AC dan peralatan pemanas sentral. Perusahaan tambahan ini dibuat Ferruccio Lamborghini lebih banyak uang sehingga ia menjadi salah satu orang terkaya di Italia saat itu. Saat itu Ferrucio belum memikirkan untuk membuat mobil sport atau super car.

Kecintaan dan kekagumannya terhadap mobil super menjadikan Ferrucio merupakan salah satu kolektor mobil super yang eksotis pada masa itu seperti Mercedes SL300, Jaguar dan juga Ferrari. Khususnya Ferrari, ada cerita unik ketika Ferracio mencoba melaporkan masalah pada kopling Ferrari miliknya kepada Enzo Ferrari, tetapi Enzo menolak menemuinya. Ferrucio tidak patah semangat dan kembali mencoba menemui Enzo ketika Ferrari 250 GT miliknya bermasalah pada gearbox yang terlalu bising, kembali Enzo enggan menemuinya.

Berangkat dari kekesalan Ferrucio kepada sang pendiri Ferrari, Ferrucio bertekad untuk membuat sebuah mobil super untuk menunjukkan kepada Ferrari bahwa beginilah cara membuat mobil sport “Super Car”. Pada tahun 1963 pada Turin Motor Show, Ferrucio mengenalkan sebuah prototipe Lamborghini 350 GT yang membuat Ferrari terkejut dengan detail desain yang diusung oleh Lamborghini. Ferrucio melakukan debut sempurnanya dengan penjualan 130 unit 350 GT yang kemudian digantikan dengan 400 GT. Pada tahun 1965 Lamborghini menampilkan chasis Miura dan kemudian dengan bantuan desain Marcello Gandani  pada tahun 1966 pada Geneva Motor Show Miura diperlihatkan pertama pada publik. Kehadiran Miura merupakan pukulan telak bagi produsen super car lainnya seperti Maserati juga Ferrari. Miura dengan tampilan yang agresif sesuai dengan namanya yang diambil dari nama banteng ganas spanyol. Setelah mengeluarkan Miura yang fenomenal, Lamborghini terus melanjutkan dengan menghadirkan seri Contach.

Sejarah Lamborghini dan Perseteruan dengan Ferrari

Ferrucio Lamborghini ketika launching GT 350 di Turin Motor Show

Krisis minyak bumi pada awal tahun 70-an membuat mobil berkapasitas besar mulai kehilangan tempat. Hal ini membuat Lamborghini meradang, apalagi setelah pabrik traktor Lamborghini ini bangkrut. Seorang konglomerat asal Kanada Walter Wolf membantu Lamborghini mengembangkan Contach pada masa-masa sulit. Pada tahun 1978 Lamborghini mengumumkan kebangkrutannya yang kemudian diakuisisi oleh Investor Swiss. Pada masa itu Investor Swiss, Mimran bersaudara kembali mengembangkan Countach dan Quattro Valvole walaupun pada akhirnya Mimran bersaudara menjual perusahaan Lamborghini kepada Chrysler. Seperti Mimran bersaudara, Chrysler mengembangkan Contach dan juga seri Diablo selama memegang kendali perusahaan ini.

Sejarah Lamborghini dan Perseteruan dengan Ferrari

Lamborghini Miura Sang Fenomenal

Pada tahun 1993 Ferrucio Lamborhini meninggal dunia diusianya yang 76 tahun. Pada satu tahun kemudian Chrysler kembali mengalami masa sulit dan kemudian menjual saham Lamborghininya kepada Investor Indonesia Tommy Soeharto yang merupakan anak dari Presiden Indonesia Soeharto, walaupun pada akhir-akhir tahun 90-an Indonesia mengalami krisis dan harus menjual sahamnya. Audi, perusahaan jerman langsung bergerak dan mengambil alih saham perusahaan dari keluarga cendana ini sampai saat ini.

Sejarah Lamborghini dan Perseteruan dengan Ferrari

Lamborghini Aventador

Semenjak Audi memegang peranan, lahirlah beberapa seri dari Lamborghini seperti Lamborghini Murcielago, Lamborghini Gallardo sampai dengan Lamborghini Aventador dan yang terbaru Lamborghini Veneno. Baca juga artikel Alasan Kenapa Finlandia Memiliki Pembalap Juara WRC Terbanyak.

Berita Lainnya

Kirim Komentar