Menanti Kiprah Rio Haryanto di F1

Share:

e-automotif.com – Tanggal 18 Februari 2016 menjadi catatan sejarah bagi dunia otomotif Indonesia. Setelah tarik ulur mengenai dana yang harus dibayarkan pihak Rio Haryanto ke pada Pihak Manor  akhirnya pada jumpa pers pada tanggal tersebut tim Manor F1 melalui pemiliknya Stephen Fitzpatrick mengumumkan bahwa Rio Haryanto Menjadi pembalap mereka di ajang F1 tahun 2016 ini.

Keputusan ini dibuat pihak Manor setelah pihak Rio menyerahkan 3 juta euro ditambah 5 juta euro dari Pertamina. Pihak Rio sendiri berkewajiban membayar 15 juta euro selama satu musim dibayar secara bertahap. Hal ini dilakukan karena status Rio Haryanto sebagai pay-driver di Manor Marussia. Saat ini pihak Rio masih kekurangan dana sebanyak 7 juta euro.

Di bawah bendera Manor Marussia F1, Rio diharapkan dapat mengharumkan nama bangsa dengan memberikan yang terbaik di ajang F1 2016. Tentunya ini menjadi sebuah kesempatan sekaligus kesempatan untuk Rio Haryanto.

Manor Marussia memang bukan tim yang setenar Ferrari, Mercedes atau Redbull. Tim Manor baru resmi mengikuti F1 pada tahun 2010 setelah proposalnya disetujui. Tapi perlu diingat tim ini pernah melahirkan pembalap hebat seperti Kimi Raikonnen, Antonio Pizzoni dan Lewis Hamilton pada ajang Formula Renault. Bahkan nama terakhir merupakan pemegang titel juara dunia  F1 tahun 2015.

Tahun 2015, Tim Manor Marussia di bawah pimpinan John Booth dan Graeme Lowdon menurunkan tiga pembalapnya yaitu Alexander Rossi, Will Stevens dan Roberto Merhi. Pada tahun 2015 tim Manor gagal mencetak poin.

Di ajang F1 2016 tim Manor selain Rio Haryanto diperkuat juga oleh Pascal Wehrlein pembalap asal Jerman.

Dengan menggunakan mesin Mercedes, tim Manor diharapkan mampu bersaing dengan tim lainnya.  Bergabungnya Nicolas Tombazis, mantan Kepala Desain tim Ferrari, akan memberikan benefit kepada Manor dalam mengembangkan sistem Aerodimanika MRT05 mobil andalannya.

Mobil F1 2016 Manor MRT05 Rio Haryanto

MRT05, Mobil yang digunakan Manor di ajang F1 2016

Musim 2016, merupakan musim pertama bagi Rio Haryanto yang sebelumnya bergelut di balapan GP2. Walaupun berbeda kasta. prestasi Rio Haryanto di GP2 2015 yang menempati peringkat 4 di klasemen terakhir bisa menjadi modal berlaga F1 2016.

Baca : Yang Baru di Motogp 2016

Rio Haryanto sendiri berharap debutnya di F1 tidak hanya menjadi pengembira saja alias numpang lewat. Tim Manor berharap agar menjadi midfield team seperti yang disampaikan Rio pada jumpa pers. Secara garis besar Rio juga akan melihat potensi mobil yang digunakan untuk menentukan target pada musim ini. “Semoga saja saya dapat mobil yang bagus dan kompetitif” begitu ujar Rio.

Layak kita tunggu kiprah Anak bangsa di F1 tahun 2016 ini. Mengingat Rio sebagai pembalap pertama Indonesia yang berlaga di ajang bergengsi F1.

 

Berita Lainnya

Kirim Komentar